Gus Muhaimin Minta Komisi II Telusuri Kasus Pencatutan KTP Warga Jakarta

Jum'at, 16/08/2024 19:39 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Wakil Ketua DPR RI, Abdul Muhaimin Iskandar meminta Komisi II DPR untuk segera menelusuri kasus pencatutan KTP warga Jakarta yang diduga digunakan untuk mendukung calon independen dalam Pilkada DKI Jakarta.

Komisi II harus turun untuk ikut melakukan verifikasi,” kata dia kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jumat (16/8).

Ketua Umum DPP PKB ini menilai, masalah tersebut harus ditangani dengan jelas agar Pilkada Jakarta berlangsung aman.

“Kalau ini tidak clear nanti legitimasi pilkada bahaya,” tutur Gus Muhaimin. 

Dia juga meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk bersikap adil dan objektif dalam menanggapi masalah tersebut. 

"KPU harus objektif yang merasa dicatut KTP nya harus segera memprotes dan mengklarifikasi," pungkasnya.

Warga Jakarta sebelumnya mengeluhkan adanya pencatutan KTP untuk mendukung pasangan calon independen di Pilkada Jakarta 2024. Bahkan, pencatutan itu turut menyasar nomor induk kependudukan (NIK) keluarga Anies Baswedan.

"Alhamdulillah, KTP saya aman. Tapi KTP dua anak, adik, juga sebagian tim yang bekerja bersama ikut dicatut masuk daftar pendukung calon independen," kata Anies Baswedan dikutip dari akun X pribadinya, Jumat (16/8).

 

TERKINI
Guterres: Perdamaian Timur Tengah Tak Akan Tercapai Tanpa Solusi Dua Negara Acaman Serangan Houthi, Kemlu Imbau WNI di Arab Saudi Tetap Waspada Pakistan Kecam Upaya Serangan Drone Dekat Makkah, Serukan Dialog Lavrov Sebut Perang Akan Sangat Singkat Jika Eropa Menyerang Rusia