Jum'at, 16/08/2024 14:48 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengatakan sudah menggunakan anggaran sebanyak Rp113 triliun untuk Kartu Indonesia Pintar atau KIP. Anggaran tersebut sudah direalisasikan selama 10 tahun sejak Jokowi menjabat.
"Rp113 triliun anggaran Kartu Indonesia Pintar selama 10 tahun telah digunakan untuk pendidikan," ujar Jokowi saat pidato di sidang tahunan bersama MPR/DPR/DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 16 Agustus 2024.
Jokowi menjelaskan bahwa ratusan triliun anggaran KIP itu sudah direalisasikan untuk 20 juta siswa per tahun, mulai darii SD, SMP hingga SMA di seluruh Indonesia.
Kemudian, Jokowi juga sudah menggelontorkan anggaran sebanyak Rp225 triliun untuk Program Keluarga Harapan. Anggaran itu digelontorkan sejak 10 tahun menjabat sebagai pimpinan negara.
Ketua DPR Soal Safari Politik Jokowi: Hak Semua Warga Negara
Makna Prosesi Adat Lampung Injak Kepala Kerbau oleh Jokowi
Mengenal Pepadun dalam Adat Lampung, Singgasana yang Sempat Diduduki Jokowi
"Rp225 triliun anggaran Program Keluarga Harapan selama 10 tahun telah dimanfaatkan untuk meningkatkan ekonomi sekitar 10 juta keluarga kurang mampu per tahun," kata Jokowi.
Pun, Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan selama lima tahun sudah mengeluarkan anggaran sebanyak Rp60,3 triliun untuk program Pra Kerja. Program tersebut ditujukan untuk meningkatkan lapangan pekerjaan.
"Rp60,3 triliun anggaran Pra Kerja selama 5 tahun telah dimanfaatkan untuk menambah keahlian 18,8 juta pekerja yang tersebar di seluruh Indonesia," tukasnya.