Jum'at, 16/08/2024 14:33 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Politikus Golkar Meutya Hafid merespon pidato Ketua DPR RI, Puan Maharani dalam Sidang Tahunan MPR yang berlangsung di Kompleks Parlemen, Senayan, Jumat (16/8).
Salah satu yang disoroti Meutya adalah pidato Puan yang menyoal partisipasi perempuan dalam pembangunan yang inklusif sebab mengingatkan soal perspektif gender.
"Pidato tadi saya rasa baik sekali untuk mengingatkan gender perspektif untuk pemerintah ke depan juga selalu melibatkan perempuan harus ada her story, bukan his story," kata Meutya usai sidang.
Ketua Komisi I DPR RI ini mengatakan, dukungan itu disampaikannya mengingat angka keterwakilan perempuan di parlemen saat ini baru sekitar 20 persen.
PLN Harus Beri Kompensasi atas Padamnya Listrik Massal di Sumatra
Kebijakan Sekolah Pelajari Bahasa Prancis, DPR: Jangan Tergesa-gesa
Komisi II DPR Gandeng China untuk Pembangunan dan SDM Daerah
"Jadi kita mendukung dalam rangka memang perempuan lebih banyak lagi dilibatkan," katanya.
Tak hanya itu, Meutya juga mendukung keterlibatan perempuan dalam pembangunan.
"Mungkin ini pesan ibu ketua karena memang di DPR, Ketua DPR perempuan baru beliau. Jadi memang beliau sebagai penyambung lidah para politisi-politisi perempuan lainnya," tandasnya.