Jum'at, 16/08/2024 12:21 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh rakyat di akhir masa kepemimpinannya bersama KH Ma’ruf Amin.
Permintaan maaf tersebut diutarakan lantaran selama 10 tahun kepemimpinannya tak dapat mengurai seluruh permasalahan bangsa.
“Saya sangat menyadari bahwa sebagai pribadi yang jauh dari kata sempurna, sebagai insan yang tumbuh dalam segala keterbatasan, dan sebagai manusia yang jauh dari kata istimewa, sangat mungkin ada yang luput dari pandangan saya,” katanya dalam pidato kenegaraan di Sidang Tahunan MPR yang berlangsung di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (16/8).
JK Laporkan Rismon Terkait Tudingan Ijazah Jokowi
Prabowo Dijadwalkan Terima SBY dan Jokowi di Istana Sore Ini
Sambutan Jokowi di Rakernas PSI
Dia menjelaskan, “di penghujung masa jabatan ini, izinkan saya menyampaikan suara nurani terdalam kepada Bapak, Ibu, Saudara-Saudara se-Bangsa dan se-Tanah Air, kepada seluruh rakyat Indonesia, tidak terkecuali satu pun. Saya dan Prof. Dr. (H.C.) K.H. Ma’ruf Amin mohon maaf.”
“Mohon maaf untuk setiap hati yang mungkin kecewa, untuk setiap harapan yang mungkin belum bisa terwujud, untuk setiap cita-cita yang mungkin belum bisa tergapai. Sekali lagi, kami mohon maaf. Ini adalah yang terbaik, yang bisa kami upayakan bagi rakyat Indonesia, bagi bangsa dan negara Indonesia,” katanya menambahkan.
Dalam pidatonya, Jokowi juga mengatakan bahwa keberhasilan yang diraihnya bersama Ma’ruf Amin belum sepenuhnya tuntas mencapai hasil akhir, belum sepenuhnya sesuai dengan harapan dan keinginan masyarakat Indonesia.
“Namun, saya yakin dan percaya dengan persatuan dan kerja sama kita, dengan keberlanjutan yang terjaga, Indonesia sebagai negara yang kuat dan berdaulat akan mampu melompat dan menggapai cita-cita Indonesia Emas 2045,” tandasnya.