Sesepuh NU Bagikan Wirid ke PKB, Doakan NU Tak Sumpek

Jum'at, 16/08/2024 02:15 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Sesepuh kiai Nahdlatul Ulama (NU), KH Husain Ilyas, meminta Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus Muhaimin, serta seluruh pengurus PKB supaya tetap tegar dan bersabar menghadapi ujian saat ini.

Nasihat ini disampaikan Kiai Husain menyikapi persoalan antara PKB dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang terus memanas.

Beserta petuah nasihat, Kiai Husain juga menganjurkan amalan ijazah (wirid dan doa) untuk dilaksanakan seluruh pengurus dan warga PKB.

"Mengko dibaca mawon ayat kursi ping 7 ba`da isya, ben NU-ne gak sumpek (nanti bacakan saja ayat kursi sebanyak 7 kali setelah sholat isya, agar pengurus NU tidak sumpek)," kata Kiai Husain di kediamannya di Mojokerto, Jawa Timur.

Kiai Husain menambahkan, setelah bacaan ayat kursi kemudian amalan ditutup dengan bacaan dari ayat ke 191 dalam surat Ali Imron.

"Terus baca: rabbana ma khalaqta hadza bathila," dia menambahkan.

Ayat 191 tersebut memiliki arti, "Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan semua ini sia-sia".

Dalam penjelasannya, Kiai Husain menegaskan ijazah tersebut bukan amalan sekadar bacaan. Tapi harus menjadi keyakinan bersikap, bahwa akan ada suatu hikmah dari segala sesuatu yang dihadapi.

TERKINI
Hari Konsumen Nasional Diperingati 20 April, Ini Sejarah hingga Tujuannya 20 April 2026: Cek Daftar Peringatan Hari Ini Liam Delap: Chelsea Tak Pantas Kalah dari Manchester United Caicedo: Chesea Belum Menyerah Kejar Tiket Liga Champions