Rabu, 07/08/2024 17:43 WIB
Buenos Aires, Jurnas.com - Presiden Argentina, Javier Milei, mengutuk aksi vandalisme yang menargetkan rumah bintang tim nasional, Lionel Messi, di Ibiza, Spanyol.
Vila mewah tersebut dirusak oleh sekelompok pengunjuk rasa mengatasnamakan `Futuro Vegetal` yang memprotes perubahan iklim pada awal pekan ini.
Mereka menyuarakan tiga tuntutan, yakni mengajak orang-orang untuk membantu Bumi terhindari dari perubahan iklim, membunuh orang-orang kaya, serta menghapus institusi kepolisian.
"Saya berdiri dalam solidaritas dengan keluarga Messi atas peristiwa pengecut dan delusi ini, dan saya meminta pemerintah Pedro Sanchez untuk menjamin keselamatan warga negara Argentina yang tinggal di Kerajaan Spanyol," kata Milei dikutip dari Goal pada Rabu (7/8).
Raphinha Ingin Bremer Perkuat Lini Belakang Barcelona
PM Spanyol Minta China Ambil Peran Lebih Besar di Panggung Global
Arbeloa Buka Suara Soal Masa Depan Camavinga di Real Madrid
"Komunisme adalah ideologi yang dipupuk oleh rasa iri, kebencian, dan dendam terhadap orang-orang sukses. Komunisme tidak memiliki tempat di dunia yang bebas dan beradab," dia menambahkan.
Kelompok iklim mengklaim bahwa mereka menginjakkan kaki di vila Messi untuk menarik perhatian pada krisis lingkungan yang dihadapi planet ini, dengan menegaskan perlu perubahan sistem yang radikal.
Belum diketahui upaya yang akan ditempuh oleh Messi pasca insiden ini, mengingat pengunjuk rasa memasuki wilayah vila-nya tanpa izin. Bintang Inter Miami itu masih menjalani pemulihan pasca cedera, sementara timnya akan melawan FC Toronto pada pekan ini di Piala Liga.
Keyword : Lionel Messi Vila Mewah Ibiza Spanyol