PDIP Ngotot Dukung Hak Angket KPK

Rabu, 10/05/2017 15:25 WIB

Jakarta - PDI Perjuangan (PDIP) memastikan tidak mundur untuk mendukung hak angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hak angket KPK dianggap untuk membenahi lembaga anti rasuah itu.

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, hak angket KPK yang tlah seputuskan paripurna DPR bertujuan untuk memperbaiki kinerja institusi pemberantasan korupsi itu.

"Mendukung hak angket tak bisa dimaknai sebagai sikap mendukung korupsi. PDIP konsisten menentang korupsi," kata Hasto, Jakarta, Selasa (9/5).

Sebab, kata Hasto, tidak menutup kemungkinan KPK juga melakukan kesalahan dalam menjalankan tugasnya. Ia mencontohkan, ketika Ketua KPK Abraham Samad tak bertanggungjawab saat memberi tanda merah kepada sejumlah nama calon menteri kabinet Jokowi.

Kata Hasto, PDIP tetap konsisten dengan pemberantasan korupsi. Hal itu ditunjukkan dengan tidak mencalonkan calon yang berstatus tersangka korupsi.

"Itu sebagai sikap dari partai untuk terus menerus membuktikan bahwa melalui keputusan politik kami menentang berbagai bentuk korupsi," tegasnya.

Untuk itu, kata Hasto, PDIP akan mengirim kadernya dalam Pansus hak angket KPK. Sebab, Paripurna DPR telah sepakat memutuskan hak angket KPK untuk dilanjutkan.

"Kami putuskan untuk mengirim karena itu sudah disetujui sebagai hak angket dewan," tegasnya.

TERKINI
KPK Geledah Rumah Mewah Silmy Karim di Jakarta Selatan Iran Tuntut AS Segera Cairkan 50 Persen Aset Miliknya Ibas: Patriotisme Ekonomi Harus Dibangun di Atas Etika dan Kepercayaan DPR Kawal Pengembalian 83,26 Hektare Lahan Padang Halaban ke Warga