Kamis, 01/08/2024 21:15 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Ketua BKSAP DPR RI Fadli Zon mengungkapkan bahwa jika tewasnya petinggi Hamas Ismail Haniyeh di Iran, bakal menghambat upaya perdamaian dan diplomasi antara Palestina dan Israel.
“Tindakan itu saya kira adalah satu tindakan yang menghambat upaya pembicaraan, diplomasi, dialog damai antara pihak-pihak yang sedang berperang,” kata Fadli Zon kepada wartawan, Kamis (1/8).
Politikus Gerindra itu mengaku sempat bertemu Ismail Haniyeh pada 1 Juli kemarin, membahas tentang upaya-upaya parlemen. Selanjutnya terkait perdamaian Palestina serta bantuan kemanusiaan dari Indonesia yang sempat terhambat masuk ke wilayah Gaza.
DPR Minta TVRI hingga ANTARA Perluas Sosialisasi Piala Dunia 2026
Gangguan GPS Ancam Penerbangan, Legislator Minta Otoritas Bertindak Cepat
DPR Libatkan Akademisi dalam Penyusunan Draf RUU Pemilu
“Karena Indonesia kan banyak sebenarnya mengirim (bantuan). Tapi sekarang itu terkendala karena pihak Israel menutup semua jalur dan saran-saran mereka itu harus bekerjasama melalui Yordania dan lain-lain,” jelasnya.
Mantan Wakil Ketua DPR ini menyampaikan duka yang mendalam atas tewasnya pemimpin Hamas tersebut.
“Kita sangat berduka dan berbelasungkawa atas syahidnya, wafatnya seorang pekerja besar, pejuang Palestina Ismail Haniyeh,” tutupnya.