Selasa, 30/07/2024 15:53 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Pendidikan anak usia dini (PAUD) harus mendapat perhatian serius karena merupakan bagian dari proses pembangunan sumber daya manusia (SDM) Indonesia agar mampu menjawab berbagai tantangan di masa depan.
"Pembangunan SDM perlu dilakukan sejak dini untuk memastikan terbentuknya generasi penerus yang berkualitas. Apalagi usia dini adalah priode yang sangat penting dalam siklus kehidupan manusia," kata Wakil Ketua MPR, Lestari Moerdijat, Selasa (30/7).
Catatan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) saat ini ada sebanyak 203.385 satuan PAUD di Indonesia dengan jumlah peserta didik sebanyak 6,8 juta anak dan 486.451 pendidik.
Menurut Lestari, sarana dan prasarana PAUD yang ada harus mampu dimanfaatkan sebaik-baiknya sebagai bagian dari upaya pembentukan karakter setiap anak bangsa.
Ibas: Cerdas Cermat Empat Pilar MPR Jadi Pembelajaran Membentuk Karakter
HNW Apresiasi Pemerintah Tak Bebankan Kenaikan Biaya ke Calon Jamaah Haji
Perkuat Pendidikan Anak Usia Dini, Kemendikdasmen Luncurkan Roadmap PAUD
Pada tataran praktis, ujar Rerie, sapaan akrab Lestari, pendidikan karakter di Indonesia didasari penanaman karakter yang antara lain meliputi cinta kepada Tuhan dan semesta beserta isinya; tanggung jawab, disiplin dan mandiri; jujur; hormat dan santun; keadilan dan kepemimpinan; baik dan rendah hati; toleransi, cinta damai dan persatuan.
Sejumlah karakter dasar itu, menurut Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI dari Dapil II Jawa Tengah itu, sejalan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.
Rerie mendorong para pemangku kepentingan di tingkat pusat dan daerah mampu membangun kolaborasi dengan baik untuk mewujudkan PAUD sebagai bagian dari proses penanaman karakter setiap anak bangsa.
Keyword : Kinerja MPRLestari Moerdijat PAUD Karakter Bangsa