Huda Yakin Koalisi PDIP-PKB di Jatim Kalahkan Duet Khofifah-Emil

Kamis, 25/07/2024 06:02 WIB

 

Jakarta, Jurnas.com - PKB yakin koalisi dengan PDIP bisa mengalahkan pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak di Pilgub Jawa Timur 2024.

Menurut Wasekjen PKB Syaiful Huda, elektabilitas Khofifah-Emil di Jatim tak terlalu tinggi meski berstatus sebagai petahana.

“Mbak Khofifah sebagai incumbent baru 27 persen, 28 persen ya. Artinya belum aman. Mas Emil Dadak baru 3 persen. Sebagai incumbent menurut saya belum aman,” kata Huda dalam keterangannya, Rabu (24/7).

“Karena itu saya meyakini kalau inisiatif koalisi PKB-PDIP di Jatim terwujud, kita optimis bisa mengalahkan Mbak Khofifah,” sambungnya.

Huda pun mengklaim eks Ketua PWNU Jatim Marzuki Mustamar tengah mempertimbangkan mengikuti kontestasi Pilgub Jatim 2024.

“Beliau sudah mempertimbangkan,” kata dia.

Hingga kini, PKB dan PDIP belum menentukan sikap soal sosok yang akan diusung untuk memperebutkan kursi Jatim 1. Namun, mereka disebut-sebut akan berkoalisi.

Jika terwujud, koalisi PKB-PDIP berpeluang besar berhadapan dengan Khofifah-Emil yang telah diusung tujuh parpol.

Ketujuh parpol yang telah memberikan Surat Rekomendasi (SK) dukungan kepada Khofifah-Emil adalah PKS, Gerindra, Golkar, PPP, Demokrat, Perindo, dan PSI.

Namun, elektabilitas Khofifah dan Emil belum mencapai angka 30 persen berdasarkan survei dari Litbang Kompas.

Survei mencatat Khofifah memiliki elektabilitas tertinggi di Jatim sebesar 26,8 persen dibuntuti Tri Rismaharini di posisi kedua dengan elektabilitas 13,6 persen.

Sementara itu, posisi ketiga ditempati Emil Dardak dengan elektabilitas sebesar 3,8 persen.

 

TERKINI
Alasan Burung Garuda Dipilih Sebagai Lambang Negara Indonesia KPK Tunggu Laporan JPU Sebelum Panggil Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Tebang 30 Pohon di Hutan Lindung Lampung, Dua Pembalak Liar Diamankan Kilas Balik Lahirnya Pancasila dan Sejarah Sidang BPUPKI 1945