Senin, 08/05/2017 19:40 WIB
Jakarta - Menteri Hukum dan HAM (Menkumham), Yasonna H Laoly mengungkapkan ada 428 warga binaan Rutan Sialang Bungkuk, Pekanbaru yang kabur pada Jumat (5/5/2017). Dari jumlah itu, masih ada 150 warga binaan belum berhasil diamankan kembali alias masih berkeliaran bebas.
Demikian disampaikan Yasonna H Laoly di Kantor Kemkumham, Jakarta, Senin (8/5/2017). Sementara 298 tahanan lainnya telah berhasil ditangkap kembali.
"Tadi siang smpai jam 1 siang, laproan dari Pekanbaru, jumlah tahanan 1870, melarikan 428, tertangkap lagi 298, jadi sudah per jam 1 tadi, tinggal yang belum itu 150 orang. kemarin 159 orang," ungkap Yasonna.
Dari 1.870 narapidana dan tahanan yang mendekam di Rutan Sialang, terdapat sekitar 428 warga binaan yang melarikan diri pada Jumat (5/5/2017). Dengan membobol pintu rutan, raturan warga tahanan ini kabur setelah terjadinya kerusuhan yang dipicu tuntutan dari para narapidana terkait kelebihan kepasitas dalam ruangan rutan. "Ada juga yang menyerahkan diri, diantar oleh keluarga, ada yang ditangkap, ada yang diserahkan oleh masyarakat," tutur dia.
KPK Sebut Pemanggilan Yasonna Laoly Terkait Bukti Baru Kasus Harun Masiku
KPK Panggil Ulang Yasonna Laoly pada 18 Desember 2024
Yasonna Laoly Absen Panggilan KPK, Minta Penjadwalan Ulang
Menurut Yasonna, pihaknya memindahkan sekitar 365 tahanan dan narapidana Rutan Sialang untuk mengatasi persoalan kelebihan kapasitas. Ratusan warga binaan itu dipindahkan ke lapas dan rutan yang berada di sekitar Riau. "Narapidana dan tahanan yang dipindahkan ke lapas atau rutan di sekitar Provinsi Riau berjumlah 365 orang," ujar Yasonna.
Keyword : Menkumham Sialang Bungkuk Tahanan Kabur