Senin, 08/07/2024 17:05 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Hingga akhir Juni 2024, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 2,88% secara year-to-date (ytd) per akhir Juni 2024.
Kendati terjadi tekanan, kapitalisasi pasar bursa saham masih tumbuh menjadi Rp12.092 triliun, atau tumbuh 2,26 persen month-on-month (MoM) jika dibandingkan Mei 2024 yang mencapai Rp11.825 triliun.
“IHSG terkoreksi 2,88% year-to-date ke level 7.063 menguat 1,33% (dalam sebulan),” kata Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi, Senin (8/7/2024).
Inarno menyebut terjadi arus modal investor asing bersih yang keluar dari bursa bernilai triliunan. Data OJK mencatat foreign-net sell senilai Rp7,73 triliun alias membengkak 23,61 persen MoM.
Program MBG Telah Serap Anggaran 139,77 Triliun
Legislator Golkar Dorong Layanan Sosial Terpadu Menjangkau Daerah
Harga Emas Antam Naik jadi Rp2,63 Juta per Gram
Mengintip penutupan pasar pada Senin (8/7/2024), IHSG sejatinya mengalami rebound memasuki awal pekan bulan Juli 2024.
Secara year-to-date per 8 Juli, IHSG naik 2,40%. Pergerakan dalam sepekan, indeks sempat menyentuh area tertinggi dalam sebulan terakhir, meskipun ditutup turun 0,03 persen di 7.250,97.