Senin, 08/05/2017 06:19 WIB
Nigeria – Adanya pertukaran tahanan dibenarkan oleh pemerintah Nigeria. Negara terpaksa membebaskan lima komandan kelompok teroris Boko Haram dengan 82 siswi dari Sekolah Chibok. Pertukaran tersebut belum banyak diterangkan oleh Presiden Muhammadu Buhairi.
Dikutip dari Belfast Telegraph, sebanyak 113 anak masih belum ditemukan pasca penculikan 276 bocah perempuan oleh Boko Haram pada 2014 silam. Sehari sebelum pembebasan, sempat seorang gadis lolos dari cengkraman Boko Haram, lalu menceritakan kondisi anak-anak korban penculikan.
“Beberapa teman sekelas meninggal karena sakit. Yang lainnya tidak mau pulang karena mereka telah diradikalisasi oleh penculik,” kata wanita yang tidak disebutkan namanya itu.
Tahun lalu, 21 gadis Chibok juga sukses dibebaskan. Mereka langsung menerima pengobatan dan konseling selama berbulan-bulan, demi menghilangkan trauma. Hal yang sama juga akan diberlakukan untuk 82 anak tersebut.
Afrika Selatan Tuding Israel Langgar Tiga Perintah ICJ di Gaza
Sahel Afrika Mulai Menghijau, Air Tanah dan Danau Chad Ikut Pulih
55 Persen Kejahatan Siber di Afrika Gunakan AI
“Para siswi yang baru dibebaskan harus segera dibawa ke keluarga mereka, dan tidak dikenai hukuman penjara,” tulis Belfast mengutip pernyataan Amnesty International.
Keyword : Boko Haram Afrika