Selasa, 18/06/2024 02:18 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Penjabat (Pj) Bupati Kudus, Dr. M. Hasan Chabibie, mengajak masyarakat memaknai perayaan Iduladha pada Senin (17/6) sebagai momentum membangun toleransi.
Hal ini disampaikan Hasan dalam rangkaian Shalat Ied di Masjid Agung Kudus sekaligus penyerahan kurban kerbau dari Pemkab Kudus.
Menurut Hasan, Hari Raya Iduladha tak hanya kisah pengorbanan Nabi Ibrahim terhadap putranya, Nabi Ismail. Dalam tataran praktis, Iduladha yang lekat dengan ibadah kurban juga bermakna penghambaan dan toleransi.
"Kita juga belajar toleransi dari Sunan Kudus, dengan menghindari menyembelih sapi, memilih kerbau untuk hewan kurban," kata Hasan.
Bagaimana Menjaga Spirit Kurban dan Haji Pasca Iduladha Tetap Menyala?
SPMT Grup Salurkan 90 Ekor Hewan kurban di Sekitar Pelabuhan
Idul Adha 1446 H, AirNav Salurkan Puluhan Kambing dan Sapi
Dalam kesempatan tersebut, Hasan juga mengajak warga Kudus untuk mendoakan semua jemaah haji dari Kudus yang sedang beribadah di Tanah Suci.
"Jadi, kita saling mendoakan pada momentum ini, agar semuanya diberikan kemudahan, semuanya mendapatkan doa yang terbaik dan terkabul, amin," ujar Kepala Biro Kerjasama dan Hubungan Masyarakat (BKHM) Kemdikbudristek tersebut.
Hasan menambahkan bahwa semua pihak harus merefleksikan prosesi kurban sebagai manifestasi nilai kemanusiaan. Dengan berkurban, masyarakat perlu berkorban untuk mendapatkan ridha dan kesempurnaan.
"Kita perlu mengorbankan egoisme, nafsu merusak, keserakahan, sekaligus nilai-nilai negative dari diri kita. Setelah berkurban ini, kita melayani semuanya, memberikan Khidmah untuk kebaikan. Dengan wasilah ruh hewan kurban yang kembali kepada Allah, kita doakan semoga warga Kudus diberikan kesejahteraan dan kedamaian," kata dia.
"Jadi, sebagai refleksi Iduladha, saya tekankan ini kepada teman-teman jajaran birokrasi dan pemimpin Kudus, untuk meluruskan niat untuk melayani warga Kudus, sebagai bagian dari pengorbanan, pengabdian Khidmah kita," dia menambahkan.