Selasa, 21/05/2024 17:05 WIB
Nusa Dua, Jurnas.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan jika Presiden Joko Widodo menawarkan CEO SpaceX Elon Musk untuk luncurkan roket satelitnya dari Papua.
Luhut mengatakan perbincangan Presiden Jokowi dengan Elon Musk dilakukan hampir 1 jam untuk membahas sekaligus menawarkan project-project baru.
Salah satunya adalah rencana peluncuran roket satelit di Biak, Papua.
"Elon Musk itu banyak kali cerita kita tentang dia, waktu bertemu Presiden, salah satunya itu bicara launchpad di Biak (Papua)," ujar Luhut dalam konferensi pers secara virtual, Selasa (21/5/2024).
Ilmuwan Temukan 600.000 Protein Mikroba Pemakan Plastik di Seluruh Bumi
1.500 UMKM Ramaikan Fesitaval 1001 Malam, Lampung Timur Bidik Desa Mandiri
Apa Itu Super El Nino? Ini Prediksi Terbaru dan Dampaknya ke Dunia
Luhut mengatakan, Elon Musk berencana meluncurkan roket satelit sebanyak 150 unit dalam waktu setahun. Hal itu merespon meningkatnya pengguna Starlink di berbagai dunia, termasuk Indonesia yang menjadi pasar barunya.
"Karena dia (Elon Musk) akan launching roket itu setahun 150 jadi hampir setiap 1 hari satu roket. Presiden menawarkan untuk memakai Biak dan dia (Elon Musk) nanya ada gas tidak, saya bilang ada di Bintuni bisa tarik segera," kata Luhut.