Xavi Kecam Perseteruan Fans dan Presiden Barcelona

Selasa, 21/05/2024 11:15 WIB

Madrid, Jurnas.com - Pelatih Barcelona, Xavi Hernandez, mengecam nyanyian kebencian yang disampaikan suporter terhadap presiden klub, Joan Laporta, yang terdengar selama pertandingan kandang terakhir pada awal pekan ini.

Para pendukung menyuarakan kemarahan terhadap Laporta saat Barca menang 3-0 melawan Rayo Vallecano. Sebagian penonton juga bersiul saat mendengar nyanyian `Barca iya, Laporta tidak`.

"Sejujurnya, saya tidak menyukainya. Ini tidak baik bagi saya. Yang saya inginkan adalah persatuan dan bahwa keluarga (klub) itu baik, tapi fanslah yang memutuskan. Saya tidak suka jika seseorang dikucilkan," kata Xavi dikutip dari Goal pada Selasa (21/5).

"Kita harus bersatu. Tiga minggu lalu kita berbicara tentang persatuan dan memajukan proyek ini dan hal itu masih terjadi," sambung dia.

Xavi mengumumkan awal tahun ini bahwa ia akan meninggalkan raksasa Catalan pada akhir musim, namun akhirnya dia setuju untuk tetap memimpin El Blaugrana selepas musim panas.

Meski tetap bertahan di Camp Nou, ada seruan agar Xavi dipecat. Menurut laporan Sport, masih ada kemungkinan Laporta memilih untuk menggantikan pelatih Spanyol itu untuk musim depan.

Namun, masalah Barca tidak hanya mencakup Xavi. Klub juga dilanda masalah keuangan dalam beberapa tahun terakhir, dan akan kesulitan mencari dana untuk memperkuat skuat pada bursa transfer berikutnya.

TERKINI
Mengenal Sisi Unik dari Lucid Dream yang Jarang Diketahui Kemendikdasmen Tekankan Sekolah Mesti Jadi Ruang Aman dan Nyaman Lebanon Upayakan Gencatan Senjata Permanen dengan Israel Ilmuwan Temukan Tanaman Terus Naik ke Puncak Himalaya, Ini Penyebabnya