Kamis, 18/04/2024 20:42 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra Ahmad Muzani menyebutkan bahwa pihaknya belum melakukan pembicaraan khusus terkait Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 dengan Partai Golkar.
“Kita sedang berusaha menyatukan pilkada dengan partai-partai koalisi, karena ini kan pilkada serentak. Bagaimana gubernur, bupati, walikota yang kita usung, bisa sukses di daerah pemilihan yang kita ajukan,” katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (18/4).
Hal itu disampaikan Muzani saat ditanyakan peluang koalisi Gerindra dan Golkar, di beberapa daerah di Indonesia termasuk Jakarta, Jawa Barat dan Sumatera Utara.
Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP Sah Selama Tak Langgar Aturan
Anggota DPR: Penurunan Potongan Ojol Tak Boleh Sekadar Wacana
Kesejahteraan Guru Timpang, Legislator PKB Usul Hapus PPPK Paruh Waktu
“Kami belum pada pembicaraan satu persatu, tapi garis besarnya adalah bagaimana setiap provinsi, kabupaten dan kota, bisa linear dalam pencalonan,” jelasnya.
Menurut dia, beberapa daerah di Indonesia memiliki muatan politik lokal yang tidak gampang dipertemukan, sehingga pihaknya terus menjajaki berbagai peluang, termasuk dengan partai politik dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM).
KIM merupakan koalisi pengusung pasangan Prabowo-Gibran pada Pemilu 2024. Gabungan partai politik itu yakni Gerindra, Golkar, PAN, Demokrat, PBB, Gelora, PSI, Garuda dan satu partai lokal yaitu Partai Aceh. Selain itu, terdapat dua partai nonpartisipan Pemilu 2024 yaitu Prima dan Partai Berkarya.
Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengungkapkan politikus Golkar Ridwan Kamil (RK) sudah mendapatkan tiket dari Golkar dan Gerindra, untuk maju di pemilihan kepala daerah (Pilkada) Provinsi Jawa Barat.
“Jawa Barat itu, untuk Ridwan Kamil sudah diberikan baik Golkar maupun Gerindra,” katanya di Jakarta, Kamis (12/4).
Keyword : Warta DPR Sekjen Gerindra Ahmad Muzani Golkar Pilkada 2024