Mantap! Taekwondoin UTI Pro Rebut Empat Emas WATA Championship 2017

Kamis, 27/04/2017 02:05 WIB

Jakarta - Taekwondoin UTI Pro kembali mengukir  prestasi gemilang di Ajang  Internasional World Action Taekwondo Assciation (WATA) Open  Championship 2017 di Sakai City ,Osaka Jepang 21-23 April 2017. Tim UTI Pro dibawah komando Manajer Tim Alfian Alfeus Bangun sukses mendulang empat medali emas.

”Ini hasil yang sangat menggembirakan empat emas berhasil diraih taekwondoin binaan UTI Pro,” kata Alfian kepada wartawan, Rabu (27/4) .

Menurut dia, ajang World Action Taekwondo Association WATA , merupakan event yang cukup bergengsi dan diikuti 17 Negara. “Event ini cukup diminati dan terbukti kohadir 17 negara  ikut berpartisipasi di event ini ,” ungkap Alfian.

Ke-empat keping medali emas itu, tiga diantaranya dihasilkan di kategori Kyurugi, lewat Herlambang Agus Parluhutan,Aprilliandy Fransiorendy  di bagian putra dan Nuri Revani Siregar di bagian putri. Sementara satu medali emas lainnya dipersembahkan Siti Aulia Rahma F di kategori Poomsae.

Pelatih Satriyo Rahadhani mengaku cukup puas dengan penampilan atlit UTI Pro di event yang cukup bergengsi ini. “Mereka tampil all out dan tidak demam panggung mengingat jam terbang mereka di kompetisi Internasional sudah cukup tinggi ,” Ujar mantan Taekwondoin Nasional yang tampil di Olimpiade Athena 2004.

Pembina YUTI dan UTI Pro Grand Master Lioe Nam Khiong menilai, sukses yang dicapai taekwondoin UTI Pro di Osaka terebut, merupakan cerminan hasil  pembinaan yang diterapkan di UTI Pro Training Centre. “Kami tidak pernah putus dalam menerapkan pembinaan secara terpusat dan berkesinambungan ,” kata Grand Master Lioe Nam Khiong.

Nam Khiong juga merencanakan untuk melakukan try out ke sejumlah event Internasional lainnya sebagai bagian program pembinaan berkesinambungan di UTI Pro.”ini hasil yg bagus karena empat atlit yang diturunkan semuanya raih emas,“ tuturnya.

TERKINI
Biji Kelor Bisa Bersihkan Mikroplastik dari Air Minum, Ini Hasil Studinya Awalnya Diabaikan, Fosil Tengkorak Hancur Ini Kini Ubah Sejarah Dinosaurus Pansus RUU HPI DPR Bahas Nasib Pekerja Migran Rukun Haji yang Tidak Boleh Dilewatkan, Apa Saja?