Alutsista Lemah, Tuhan jadi Benteng Pertahanan

Rabu, 26/04/2017 18:54 WIB

Jakarta - Alat utama sistem pertahanan (Alutsista) Indonesia dinilai belum memiliki sistem yang mampu dipakai mempertahankan negara.

Demikian disampaikan mantan Menristek Muhammad AS Hikam, dalam sebuah diskusi bertajuk "Penguatan Alutsista Melalui Transfer Teknologi", di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (26/4).

Menurutnya, perubahan sifat perang yang akan datang, membuat pertahanan yang semakin terbuka. Namun, Indonesia belum memiliki penguatan alutsista yang cukup canggih.

Ia menyindir, Indonesia hanya meyakini sistem pertahanan terhadap Tuhan, sehingga terlihat gagah perkasa. "Indonesia menjadi percaya, sepertinya gagah perkasa, saya kira hanya Tuhan yang menjadi benteng pertahanan," kata Hikam.

Sistem perang yang semakin terbuka, kata Hikam, semestinya Indonesia memiliki kekuatan atau pusat pertahanan negara.

"Indonesia harus mempunyai pusat pertahanan. Negara-negara seperti Israel pun memiliki pertahanan secara khusus," tegasnya.

TERKINI
Mengenal Sejarah Berdirinya BPIP dan Tugasnya Impor Indonesia Capai USD25,2 Miliar di April 2026 Ini Alasan Kepala Burung Garuda Menghadap ke Kanan April 2026, Ekspor Indonesia Tumbuh 21,98 Persen