Rabu, 06/03/2024 11:32 WIB
Jakarta, Jurnas.com- Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri akan memberlakukan sejumlah rekayasa lalu lintas di ruas Tol Trans Jawa selama masa mudik Lebaran 2024. Penerapan ini untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan parah.
Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Korlantas Polri, Irjen Pol Aan Suhanan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Kesiapan Pengelolaan Arus Lalu Lintas Mudik-Balik Lebaran 2024 di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (5/3/2024).
Menurut Aan, beberapa skema yang akan diterapkan antara lain contraflow, one way, dan ganjil-genap. Berbagai skema itu bakal mulai diberlakukan mulai 5 April 2024 mendatang.
"Itu akan kita berlakukan untuk contraflow, kemudian one way, kemudian pembatasan angkutan barang tertentu. Itu akan mulai. Berlaku tanggal 5 April 2024 pukul 14.00 WIB," ungkap Aan Suhanan.
BPK Didesak Audit Dugaan Kredit Macet Kalla Group
Massa Aksi di BPK RI Desak Usut Dugaan Kredit Bermasalah Kalla Group
Kejagung Didesak Periksa Skandal Duo Jusuf Terkait Kredit Macet Kalla Group
Aan menjelaskan, penerapan contraflow akan diberlakukan pada KM 36 hingga KM 72 Tol Jakarta-Cikampek. "Lalu (Kilometer) 72 sampai dengan (kilometer) 414 Kalikangkung kita akan melakukan one way," ujarnya.
Sementara untuk skema ganjil genap, Aan mengatakan penerapannya akan diberlakukan secara situasional. Bergantung pada kepadatan arus kendaraan yang melintas.
"Kemudian pengaturan lainnya, adalah pengaturan ganjil-genap, ini akan diberlakukan sesuai dengan situasi yang ada," ucapnya.
Kendati begitu, Aan belum dapat merinci jadwal pemberlakuan skema tersebut. Dia menyebut segala upaya ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan parah saat masa mudik Lebaran 2024.
"Apabila tidak ada mengatur ini, ini arus lalu lintas akan terjadi stagnasi," tukasnya.
Keyword : Mudik LebaranKorlantasMacetRekayasa