Senin, 04/03/2024 16:32 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah angkat bicara terkait turun naiknya perolehan suara PSI di Sirekap Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Menurut dia, hal tersebut tak perlu diributkan, mengingat turun naiknya perolehan suara dalam pemilu merupakan kewajaran.
"Turun naik (suara PSI) diributkan kayak orang ingusan," kata Fahri Hamzah dikutip dari akun instagram pribadinya, Senin (4/3).
Juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran ini juga menyinggung pihak-pihak yang mulai kepanasan atas perolehan suara partai yang dipimpin anak bungsu Presiden Jokowi itu.
Dewas KPK Klarifikasi Pihak Pelapor soal Pengalihan Penahanan Yaqut Cholil
KPK Dalami Keuntungan dalam Pengadaan Digitalisasi SPBU Pertamina
Faizal Assegaf Laporkan Jubir KPK ke Dewas
"Suara dia naik dia diam. Suara kita naik dia ribut. Suara kita turun dia diam. Suara dia turun dia ribut," sindir Fahri.
Mantan Wakil Ketua DPR itu juga menuturkan perolehan suara naik turun adalah hal yang biasa, layaknya seperti orang yang ingusan.
"Padahal ini semua kayak ingus. Naik turun biasa saja," kata Fahri.
Seperti diketahui, baru-baru ini PSI disorot publik lantaran terjadi lonjakan perolehan suara dalam Sirekap dalam beberapa hari terakhir. Banyak kalangan yang menilai kondisi ini anomali.
Hingga per Senin, 4 Maret 2024 pukul 06.00 suara PSI masih bertahan di angka 3,13 persen atau sebesar 2.404.199 suara. Jumlah itu sebelumnya sempat disorot karena alami kenaikan setelah hanya bertahan di angka sekitar 2,8 persen.