Jum'at, 23/02/2024 19:05 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Sepanjang Januari 2024, Bank Indonesia (BI) mencatat uang beredar dalam arti luas (M2) sebesar Rp8.721,9 triliun.
Angka ini tumbuh 5,4% secara year on year (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya yang 3,5% (yoy).
"Likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) pada Januari 2024 tumbuh lebih tinggi," kata Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono, Jumat (23/2/2024).
Perkembangan tersebut didorong oleh pertumbuhan uang beredar sempit (M1) sebesar 4,9 persen (yoy) dan uang kuasi sebesar 6,1 persen (yoy).
Alami KDRT, Orang Tua Pegawai BUMN Lapor ke Komnas Perempuan
Hari Sepeda Sedunia Setiap 3 Juni, Ini Sejarah hingga Tujuannya
Komisi III Dorong Reformasi Polri Menyeluruh dari Rekrutmen hingga Karier
Erwin menuturkan perkembangan M2 pada Januari 2024 terutama dipengaruhi oleh perkembangan penyaluran kredit dan aktiva luar negeri bersih.
Penyaluran kredit pada Januari 2024 tumbuh sebesar 11,5 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 10,3 persen (yoy).
Aktiva luar negeri bersih meningkat sebesar 4,8% (yoy), setelah tumbuh sebesar 3,6% (yoy) pada bulan sebelumnya.
Sementara itu, tagihan bersih kepada pemerintah pusat naik sebesar 1,9% (yoy), setelah terkontraksi sebesar 6,5% (yoy) pada Desember 2023.(ant)
Keyword : Bank IndonesiaUang Beredar