Jum'at, 02/02/2024 14:40 WIB
Jakarta, Jurnas.com- TNI/" style="text-decoration:none;color:red;">Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memastikan prajurit akan tetap netral dalam Pemilu 2024. Meskipun, Presiden Joko Widodo (Jokowi) nantinya akan turun berkampanye.
“Untuk masalah netralitas saya rasa secara undang-undang TNI kita sudah jelas bahwa TNI aktif tidak boleh berpolitik praktis," ujar Agus Subiyanto dikutip pada Jumat (2/2/2024).
Agus menegaskan, netralitas prajurit TNI sudah jelas tertuang dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Sehingga, apabila ada yang melanggar akan ada sanksi yang keras dijatuhkan kepada setiap prajurit.
"Bahwa kalau kita berpolitik praktis akan kena tindakan pidana ataupun teguran dari satuannya. Kita ikuti aja koridor seperti itu," ucapnya.
Dua Nama Menguat di Bursa KSAL, Faktor Regenerasi Jadi Penentu
16 Ucapan HUT Kopassus 2026 yang Penuh Makna
HUT ke-74 Kopassus, Ini Sejarah Korps Baret Merah-Operasi Legendarisnya
Menurut Agus, pemilu kali ini turut diawasi banyak pihak. Jadi apabila ada prajurit TNI yang melakukan kecurangan dengan bersikap tidak netral bisa langsung melaporkan kejadian itu.
"Dan yang paling penting dalam pelaksanaan nanti pemilihan umum pencoblosan dimana disitu KPU, Bawaslu dan seluruh elemen masyarakat, partai politik semua mengawasi pelaksanaan itu. Sehingga tidak terjadi kecurangan," tukasnya.
Keyword : Panglima TNI Agus Subiyanto TNI Netral