Senin, 22/01/2024 22:52 WIB
Bogor, Jurnas.com - Anies Rasyid Baswedan berharap Presiden Joko Widodo jatuhkan sanksi kepada menteri-menteri yang tidak netral dalam Pemilu 2024.
"Presiden (Jokowi) bilang harus netral bukan? Kalau ada yang berani, apakah presiden diam saja? Kalau presiden sudah mengatakan harus netral, janganlah melawan presiden; dan kalau ada yang tidak menaati presiden, maka beri sanksi pada yang tidak taat," kata Calon Presiden Nomor Urut Satu saat kampanye akbar di GOR Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (22/1/2024).
Menurut Anies, masyarakat menunggu ketegasan pemerintah dalam memberikan sanksi terhadap pejabat yang tidak berlaku netral selama Pemilu 2024.
Kemudian, lanjut Anies, perlu dijelaskan pula secara lugas mengenai batasan-batasan yang tidak boleh dilakukan menteri selama penyelenggaraan pemilu.
"Rakyat ini menunggu. Hey, kita udah tahu nih, ini forbidden, tidak boleh masuk kalau ada tanda forbidden. Terus kalau ada yang masuk (melanggar) diapain? Kita sanksi. Sanksinya apa? Tilang. Betul kan," tegas Anies.
Bantah Larangan Potong Kurban, Kemenag: Harus Dipahami Secara Utuh
Kolaborasi Lintas Sektor, Mendes Yakin Pemerataan Ekonomi Desa Terwujud
KPK Segera Panggil Direktur Maktour dan Ketum Kesthuri Kasus Kuota Haji
Anies mengatakan jika banyak dugaan pelanggaran yang diabaikan, maka perbuatan serupa lainnya akan lebih banyak terjadi.