Granat Tantang Pemerintah Tiru Duterte Bunuh Gembong Narkoba

Senin, 17/04/2017 17:15 WIB

Jakarta - Gerakan Nasional Anti Narkoba (Granat) menyanjung keseriusan pemerintah Filiphina di bawah kepemimpinan presiden Rodrigo Duterte dalam menumpas peredaran narkotika di negaranya. Granat menilai Duterte sebagai pemimpin yang menginspirasi bagi gerakan perang lawan narkoba.

Ketua DPP Granat Henry Yosodiningrat menantang pemerintah meniru pola kebijakan Duterte yang sadis terhadap gembong narkoba.

"Selaku pribadi, saya menginginkan kita lebih gila dari cara yang dilakukan presiden Rodrigo Duterte dalam menyelamatkan bangsa dan negara Philipina dari ancaman bahaya narkoba," ujar Ketua Umum DPP Granat Henry Yosodiningrat saat RDPU dengan Baleg DPR, di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (17/4/2017).

Henry menyampaikan perlahan peredaran narkoba di Filipina berhasil dikurangi. Keberhasilan Duterte, kata dia, karena totalitasnya tampa maklum terhadap penjahat narkoba.

"Melakukan pencarian, pngejaran, dan pembunuhan terhadap pelaku-pelaku sindikat narkotika, dengan menggeletakkan mayat-mayat mereka di sembarang tempat," ucapnya.

Sebagaimana Duterte, Henry ingin pemerintah Indonesia berlakukan tembak mati bagi mafia bisnis barang setan itu.

"Kenapa hal itu harus dilakukan. Karena hampir dua dasawarsa keberadaan BNN dihitung seejak berdirinya BKNN dan sejak dibentuknya Diretorat Narkotik di Bareksrim Polri maupun dilingkungan Polda serta satuan narkotik dilingkungan Polres, kejahatan Narkotik tidak menurun tapi jumlah korban semakin meningkat," jelasnya.

TERKINI
CENTOM Sebut Hampir 400 Tentara AS Terluka dalam Perang Iran Tanda Tubuhmu Perlu Detoks Media Sosial, Baik untuk Mental Vidic Nilai Carrick Sosok yang Tepat Tangani Manchester United Kualitas Sperma Capai Puncak di Musim Panas, Benarkah Pengaruhi Kesuburan?