Bom Bunuh Diri, Puluhan Warga Evakuasi Suriah Tewas

Minggu, 16/04/2017 09:56 WIB

Suriah - Lembaga pemantau Suriah mengabarkan, sedikitnya 45 orang meninggal dunia ketika sebuah bom mobil meledak pada saat  ring-iringan bus yang akan mengevakuasi penduduk dari sejumlah kota yang dikuasai pemerintah Suriah.

Kejadian ironis itu, menghancurkan  bus dan menyebabkan deretan mobil dilalap api. Tak ayal, sejumlah jenazah, termasuk jasad anak-anak, tampak bergelimpangan. Korban adalah warga yang dievakuasi dari kota-kota yang terperangkap dalam pertempuran antara kubu pemberontak dan pemerintah Suriah.

Dilansir BBC, kejadi pada pukul 15.30 waktu setempat di sebelah barat Kota Aleppo yang dikuasai pemerintah Suriah. Peristiwa dipicu seorang pelaku yang menyetir sebuah minibus pengangkut pasokan bantuan dan meledakkan diri dekat bus-bus.

"Sebuah van mendistribusikan kentang goreng. Anak-anak mulai berlari mengejarnya. Van itu kemudian meledak," kata seorang warga yang luput dari ledakan kepada @ZamanEnglish News.

Setidaknya ada 45 kantong jenazah di lokasi ledakan. Adapun regu penyelamat yang beroperasi di wilayah pemberontak mengatakan sedikitnya 100 orang meninggal dunia. Banyak pula yang cedera. Sebagian besar korban meninggal adalah warga yang dievakuasi, namun beberapa pemberontak yang mengawal bus-bus juga ikut tewas, sebut lembaga pembantau.

Warga yang dievakuasi berasal dari kota Foah dan Kefraya. Ini dua kota yang dikuasai pemerintah Suriah di bagian barat laut—serta Madaya dan Zabadani, dua kota yang dikuasai pemberontak dekat Damaskus.

TERKINI
71 Tahun Konferensi Asia Afrika: Warisan Bandung di Tengah Dunia Bergejolak "Super-Venus", Planet Baru Enaiposha yang Bikin Ilmuwan Bingung Mendes Yandri Ajak Setiap Ormas Punya Desa Binaan Mengenal Sisi Unik dari Lucid Dream yang Jarang Diketahui