Seruan Mahasiswa UKI dan Mpu Tantular: Saatnya Bergerak Melawan Politik Dinasti

Jum'at, 17/11/2023 18:32 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Aksi penolakan terhadap putusan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang batas usia capres dan cawapres terus bermunculan dari kalangan mahasiswa. Kali ini penolakan datang dari mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (UKI) dan Universitas Mpu Tantular.

Aksi penolakan dilakukan para mahasiswa dengan memasang spanduk bertuliskan: Mahasiswa UKI dan MPU Tantular menolak politik dinasti di sepanjang Jalan Cawang arah MT Haryono. Selain itu, spanduk juga dipasang di sekitaran Kampus Mpu Tantular.

Mahasiswa UKI menilai putusan MK mencoreng lembaga yang diamanahkan untuk menjaga konstitusi Negara,” jelas perwakilan mahasiswa UKI, Robert kepada wartawan, Jumat (17/11).

Mahasiswa tingkat akhir itu menambahkan, aksi pemasangan spanduk ini juga merupakan seruan terhadap mahasiswa untuk bergerak menyelamatkan demokrasi. Aksi juga merupakan seruan agar mahasiswa peduli terhadap nasib bangsa ke depannya.

Mahasiswa UKI menduga putusan MK bertujuan untuk meloloskan Putra Sulung dari Jokowi, Gibran Rakabuming Raka agar dapat ikut serta dalam kontensasi Pilpres 2024,” terangnya.

Sementara itu, perwakilan mahasiswa Mpu Tantular, Doris mengatakan, mahasiswa sebenarnya tidak menolak anak muda mengikuti kontestasi. Namun, dalam praktiknya saat ini terkesan dipaksakan hingga menabrak konstitusi dan UU.

“Generasi muda tidak menolak bahwa anak muda ikut dalam pertarungan pilpres. Tapi hari ini dalam prakteknya hari ini ada upaya yang tergesa gesa dari sekelompok pihak yang ingin berkuasa dan menjadikan intansi instansi negara untuk melenggangkan para pihak yang haus ke kuasaan agar bisa berkuasa di negeri ini,” tandasnya.

“Saatnya mahasiswa bersatu bergerak melawan politik dinasti,” demikian Doris Menambahkan.

 

 

 

TERKINI
5 Novel Karya Anak Bangsa yang Pas Dibaca di Akhir Pekan Daftar 10 Film Terpopuler di Netflix Bulan Ini Peringatan Referendum Timor Timur 30 Agustus, Ini Sejarah dan Maknanya Mengapa Hari Hiu Paus Sedunia Diperingati Setiap 30 Agustus?