Rabu, 12/04/2017 14:39 WIB
Jakarta - Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi M Iriawan memerintahkan jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum dan Polres Metro Jakarta Utara segera mengungkap penyiraman cairan kimia terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan
"Kita prihatin. Untuk itu saya perintahkan Direktur Kriminal Umum segera evaluasi kembali," kata Iriawan di Jakarta, Rabu (12/4).
Iriawan mengatakan polisi juga telah meminta keterangan sejumlah saksi untuk menggali informasi termasuk foto maupun rekaman gambar. Ia menuturkan polisi harus segera mengungkap pelaku penyiraman karena masyarakat menunggu hasil kerja kepolisian.
"Semoga cepat terungkap siapa pelaku di balik ini tentu ada pelaku di lapangan yang menyiram tentu ada yang menyuruh tidak mungkin berdiri sendiri," ujar mantan Kapolda Jawa Barat itu.
Media Maroko Kecam Laporan Polisi Spanyol Soal Krisis Migran di Ceuta
KPK Periksa Anggota DPRD Bengkulu Bambang Hermanto
KPK Dapat Tambahan Rp774,31 Miliar, Anggaran 2027 Jadi Rp2,22 Triliun
Novel Baswedan disiram air keras yang diduga dilakukan dua pria tidak dikenal di Jalan Deposito, depan Masjid Al Ikhsan RT03/10 Kelapa Gading, Jakarta Utara, usai menjalani solat subuh, pada Selasa (11/4) pukul 05.10 WIB. Akibat kejadian itu, Novel mengalami luka pada bagian wajah dan bengkak pada bagian kelopak mata kiri, sementara itu pelaku melarikan diri. Ant
Keyword : KPK Novel Baswedan Pegawai KPK Polisi