Senin, 13/11/2023 19:29 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Agus Subiyanto mengklarifikasi anggapan dirinya memiliki hubungan dekat dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Menurut dia, hubungan dekat dengan Kepala Negara bagian dari tugas sebagai perwira militer Tanah Air. Hubungan kerja itu sudah terbangun sejak dirinya bertugas sebagai Komandan Kodim (Dandim) 0735/Surakarta di mana saat itu Presiden Jokowi mengemban tugas sebagai Wali Kota Surakarta.
"Saya itu berdinas tidak hanya di Solo (Surakarta), mungkin kebetulan waktu saya di Solo bertemu dengan Pak Jokowi," kata Agus kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (13/11).
Dia melanjutkan, kedekatan dengan pimpinan daerah merupakan sesuatu yang dia terapkan karena TNI perlu membangun hubungan erat dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Soft Deklarasi Kesiapan Kubu Jokowi Berpisah dengan Prabowo di Pilpres 2029
Budi Arie Bicara Pemilu Dipercepat, Begini Respon Ketua DPR
Pasbata Soroti Wacana Prabowo Tak Sampai 2029: Apa Dasarnya?
Oleh karena itu, kedekatan yang sama juga terjalin saat Agus menjabat sebagai Komandan Resor Militer (Danrem) 061/Suryakencana di Bogor. Kemudian Panglima Daerah Militer (Pangdam) III/Siliwangi yang menaungi wilayah Banten dan Jawa Barat.
"Saya pernah Pangdam III/Siliwangi, dengan Pak Ridwan Kamil dan Pak Uu saya dekat juga. Jadi, bagi saya, pada saat saya menjabat, saya selalu melaksanakan tugas bareng-bareng dalam bentuk Forkopimda itu," kata Agus.
Agus menegaskan berkomitmen menjaga netralitas TNI dalam Pemilu 2024. Dia berjanji akan mengawal pelaksanaan kontestasi politik berjalan dengan jujur dan adil.
"Saya berkomitmen untuk memberikan jaminan netralitas TNI pada setiap tahapan pemilu sekaligus memperkuat sinergitas dan soliditas TNI-Polri dalam mengamankan jalannya proses demokrasi melalui latihan dan posko bersama," tandasnya.
Keyword : KSAD Agus Subiyanto Panglima TNI Jokowi