Jum'at, 10/11/2023 13:15 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Jeda perdagangan akhir pekan, Jumat (10/11/2023), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup berakhir berad di zona merah.
Siang ini, IHSG terkoreksi 0,13% atau 8,90 poin ke level 6.829. Sepanjang perdagangan sesi pertama, indeks menyentuh angka tertingginya di level 6.843.
Adapun, sebanyak 281 saham harganya terkoreksi, 218 saham harganya naik dan 220 saham lain harganya stagnan.
Total volume saham yang diperdagangkan sebanyak 7,11 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp3,78 triliun, dan ditransaksikan sebanyak 582.632 kali.
Sosialisasi Keuangan Haji, HNW Apresiasi Penurunan Biaya Haji
Haaland Ingin Timnya Tetap Fokus Usai Menang Lawan Arsenal
Anak Tiri Bunuh Ibunya di Tengerang, Diduga Terpengaruh Narkoba
Kumpulan saham unggulan dalam indeks LQ45 turun 0,43% ke level 905 dan indeks JII naik 0,85% ke level 520.
Adapun, tiga saham yang menempati posisi top gainers yaitu PT Barito Pacific Tbk (BRPT) naik 15,42% ke Rp1.235, PT Puri Global Sukses Tbk (PURI) naik 14,89% ke Rp324 dan PT Temas Tbk (TMAS) naik 11,51% ke Rp155.
Sedangkan, tiga saham yang menempati posisi top losers yaitu PT Primarindo Asia Infrastructure Tbk (BIMA) turun 11,36% ke Rp117, PT Menn Teknologi Indonesia Tbk (MENN) turun 9,26% ke Rp49, dan PT Surya Permata Andalan Tbk (NATO) turun 8,18% ke Rp101.
Lalu, tiga saham yang teraktif diperdagangkan hingga sesi pertama ini antara lain, PT Jasa Berdikari Logistics Tbk (LAJU), PT Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk (MAHA) dan PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET).
Keyword : IHSG Saham Perdagangan