Rabu, 08/11/2023 16:55 WIB
Madrid, Jurnas.com - Pelatih Barcelona, Xavi Hernandez, geram dengan penampilan para pemainnya ketika bertandang ke markas Shakhtar Donetsk dalam laga lanjutan Liga Champions, pada Rabu (8/11) dini hari.
Dalam pertandingan tersebut, El Blaugrana secara mengejutkan takluk oleh Shakhtar, klub asal Ukraina yang saat ini sedang mengalami konflik peperangan dengan Rusia.
Shakhtar menang berkat gol tunggal Danylo Silkan lima menit sebelum turun minum babak pertama. Hasil ini membawa tim tersebut terpaut tiga poin dari Barcelona dan Porto yang menempati peringkat dua teratas.
"Liga Champions menuntut level tertinggi dan hari ini kami belum menunjukkannya, kami meninggalkan pertandingan dengan marah," kata Xavi dikutip dari Goal.
Kobbie Mainoo: Kami Hanya Ingin Terus Menang
MU Lolos ke Liga Champions, Carrick: Ini Baru Langkah Awal
Arne Slot: Liverpool Tak Seharusnya Kalah dari Manchester United
"Intensitas? Tidak, hari ini saya akan menyalahkan permainan, kami tidak menafsirkannya dengan benar. Kami harus pulih dan berkembang. Tidak ada yang berjalan sesuai rencana. Ini jelas merupakan langkah mundur," sambung dia.
"Kami telah memainkan salah satu pertandingan terburuk dalam hal ini dua tahun. Dan pada saat yang paling tidak tepat," lanjut Xavi.
Kemenangan menakjubkan Shakhtar tidak hanya membuat mereka mampu mengimbangi grup, namun juga membawa Porto sejajar dengan pemimpin klasemen setelah kemenangan mereka atas Royal Antwerp pada malam yang sama.