Selasa, 07/11/2023 18:00 WIB
London, Jurnas.com - Pelatih Tottenham Hotspurs, Ange Postecoglou, mengkritik penggunaan video asisten wasit (VAR) yang dianggap mengurangi otoritas wasit di lapangan.
Hal ini disampaikan oleh Postecoglou pasca Spurs kalah 4-1 dari Chelsea pada Selasa (7/11). Dalam laga ini, sejumlah gol dianulir oleh wasit karena VAR menilai pemain sudah berada di posisi offside.
Menurut Postecoglou, penggunaan VAR yang berlebihan akan merugikan olahraga tersebut, dan pada akhirnya akan berujung pada berkurangnya otoritas ofisial pertandingan.
"Dengan intervensi VAR rasanya seperti banyak yang berdiri saja. Pada titik tertentu, kami harus menerima keputusan wasit," kata Postecoglou dikutip dari Goal.
Kvaratskhelia Yakin PSG Bisa Pertahankan Gelar Liga Champions
Pelatih Persebaya Pasang Target Khusus di Laga Terakhir Musim Ini
WHO Curiga Wabah Ebola di Kongo Sudah Menyebar Berbulan-bulan
"Hal yang terus-menerus ini terkikisnya otoritas wasit, inilah yang akan didapat dalam pertandingan ini: mereka tidak akan memiliki otoritas apa pun, otoritas tersebut akan berkurang dan kita akan berada dalam kendali seseorang yang berada beberapa mil jauhnya sambil menonton layar TV," imbuh dia.
Sebelumnya, manajer Arsenal, Mikel Arteta mengkritik keras keputusan VAR yang memberikan gol kemenangan Newcastle pada akhir pekan lalu. Gol Anthony Gordon disahkan usai tiga kali pemeriksaan VAR.
Menanggapi kontroversi wasit, klub mengeluarkan pernyataan yang mendesak peningkatan cepat standar wasit. Postecoglou menggemakan pemikiran Arteta dan bersikeras bahwa kualitas ofisial harus ditingkatkan untuk mengurangi ketergantungan pada VAR.
"Kami menginginkan transparansi dan saya jamin hal berikutnya adalah kami akan memiliki mikrofon wasit yang menjelaskan keputusannya. Ada banyak olahraga lain yang bisa Anda tonton di mana wasit melakukan hal itu, tapi menurut saya hal itu tidak seharusnya terjadi di sepak bola," tutup dia.