Sejalan GP Ansor, PPP Jadikan Perbedaan jadi Kekuatan

Senin, 10/04/2017 15:33 WIB

Jakarta - Perbedaan pendapat dan keberagaman yang ada di Indonesia semestinya menjadi kekuatan bagi bangsa. Namun, yang terjadi saat ini perbedaan itu menjadi alat perpecahan sesama.

Ketua Umum PPP Romahurmuziy mengatakan, para ulama dulu menggunakan hadis itu untuk mempererat dan menjadikan kekuatan bangsa. Dimana, para ulama menilai perbedaan diantara umat rasul itu adalah rahmat.

‎"Kami berbagi semangat yang sama dengan GP Ansor, menjadikan perbedaan ini menjadi sebuah kekuatan. Karena perbedaan itulah yang membuat kekuatan bangsa kita‎," kata Romi begitu sapaan Romahurmuziy akrab disapa, saat silaturahmi dengan GP Ansor, di Ruang Fraksi PPP, Gedung DPR, Jakarta, Senin (10/4).

"Tentu dari sisi kefakihan, kita yang berada diruangan ini tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan para ulama yang dulu rela menanggalkan perbedaan itu‎," tambahnya.

‎Kata Romi, situasi dan kondisi saat ini adalah akhlak yang hilang. Akibatnya, jika terjadi perbedaan pendapat, maka dengan mudahnya untuk mengkafirkan pihak lain.

‎Dalam kesempatan itu, Romi berharap situasi dan kondisi saat ini dapat segera teratasi. Menurutnya, setelah kontestasi pelaksanaan Pilkada DKI Jakarta, situasi dan kondisi saat ini akan segera terselesaikan dengan baik.

"Kita melihat yang hilang dari republik ini adalah akhlak yang berbeda.‎ Sehingga sekarang itu mudah mengkafirkan orang karena perbedaan pendapat. Mungkin setelah Pilkada persoalan itu bisa selesai," tegasnya.

TERKINI
Ilmuwan Kini Bisa "Mengedit" Sirkuit Otak untuk Meningkatkan Daya Ingat Studi: Kesepian Bisa Ganggu Daya Ingat, tapi Tidak Sebabkan Demensia Mendes Puji Jaga Desa, Lindungi Kades dari Oknum Ganggu Pembangunan Desa Australia-Jepang Teken Kesepakatan Kapal Perang Senilai Rp119 Triliun