Dihadapan Pengusaha Muda, Ganjar Sampaikan Komitmen Sikat Pelaku KKN

Sabtu, 28/10/2023 20:54 WIB

 

Jakarta, Jurnas.com - Calon Presiden Ganjar Pranowo menegaskan komitmennya untuk memberantas tindak pidana korupsi di Indonesia. Ia bahkan tak sungkan bakal menyikat dengan tindakan tegas kepada para pelaku korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

Begitu dikatakan Ganjar saat menghadiri acara Young Movement Confrence 2023 ‘Future Heroes Exceed and Excel Together di Balai Sarbini, Sudirman, Jakarta Pusat, Sabtu (28/10/2023). Ganjar diundang sebagai pemateri untuk menyampaikan ide dan gagasannya terkait Indonesia.

Ganjar mengaku akan fokus menyelesaikan masalah-masalah itu ketika mendapat amanah dari masyarakat Indonesia. Terlebih ia mendapatkan banyak aspirasi kalangan pengusaha yang mengaku mendapatkan hal tersebut.

“Dan ini agenda reformasi yang sampai hari ini masih menjadi PR (pekerjaan rumah) besar ya. Mereka dipersulit ada pungli, ada korupsi. Maka yang mesti dilakukan disikat dengan tindakan tegas,” ujar Ganjar.

Menurut Ganjar, ketika bertemu dengan para pengusaha dirinya dikeluhkan mengenai aturan yang ada kerap mempersulit perizinin, bahkan praktik korupsi pun tidak bisa dihindarkan.

Maka dari itulah, Ganjar menegaskan komitmennya untuk memberantas hal itu. Apalagi, sekarang dirinya berpasangan dengan Mahfud MD dan sama-sama menyoroti isu tersebut.

“Maka saat kami ngobrol, berdua dengan Pak Mahfud kita punya klik yang sama,” tutur Ganjar.

Ganjar pun berbicara mengenai pentingnya penegakan hukum yang tegas untuk menyelesaikan masalah-masalah korupsi, kolusi, dan nepotisme.

“Satu dalam membangun integritas harus ada penegakan yang lebih tegas. Sehingga Sistem akan tertata jauh lebih baik, dunia usaha akan muncul dengan sendirinya mereka mendapatkan yang the best,” tandas Ganjar.

Sementara itu, National President FGBMFI, Dalie Sutanto menilai sosok Ganjar Pranowo adalah salah putra terbaik yang dimiliki oleh bangsa Indonesia.

“Ini adalah putra terbaik Indonesia yang sudah teruji,” jelas Dalie.

TERKINI
NRC Sebut Gencatan Senjata Lebanon `Momen Harapan` bagi Warga Sipil Fellowship Tanoto Foundation Cohort Dibuka, Ini Kriteria dan Jadwalnya PGRI Desak Pemerintah Buka CPNS Guru dan Setop Skema PPPK Myanmar Beri Amnesti untuk 4.335 Tahanan, Termasuk Suu Kyi