Jum'at, 27/10/2023 13:34 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Model asal Semarang berinisial ZDL (28) diringkus di Semarang, usai membunuh dan membuang bayinya di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Minggu (19/10).
Kapolres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai AKBP Ida Ayu Wikarniti mengatakan, pelaku diketahui melakukan hal tersebut agar kehamilannya tidak diketahui oleh pacar barunya. Pelaku membunuh bayi tersebut sesaat setelah dilahirkan di sebuah hotel di Legian, Bali.
Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mengecam aksi kejam ZDL tersebut. Politikus NasDem itu dengan tegas menyebut bahwa hak hidup seseorang tidak dapat direnggut begitu saja. Atas kejahatan hak asasi manusia (HAM) yang dilakukan, Sahroni meminta pelaku dihukum berat.
Komisi III DPR Tinjau Implementasi KUHP dan KUHAP di Bali
Komisi III Soroti Batasan Penyitaan dalam RUU Perampasan Aset
Sahroni Dukung Polisi Selidiki Kasus Kekerasan Seksual di Pamekasan
“Saya mengutuk keras kejadian ini. Karena bayi itu jelas tidak berdosa, bahkan dia tidak meminta untuk dilahirkan dari rahim seorang ibu yang keji seperti itu. Dan hak hidup itu melekat langsung pada diri seorang individu, bukan pada ibunya. Karenanya saya minta pelaku dihukum berat, jangan sampai karena seleb jadi ada keringanan,” kata Sahroni, kepada wartawan, Jakarta, Jumat (27/10).
Lebih lanjut, negara sebagai penjamin dan pelindung hak asasi setiap warga negaranya, diminta untuk bersikap tegas terhadap pelaku. Bahkan Sahroni meminta polisi untuk memberi hukuman berat terhadap pelaku.
“Sebagai entitas yang melindungi hak asasi setiap warga negaranya, setiap insan yang lahir di atasnya, negara harus bersikap keras terhadap pelaku-pelaku seperti ini. Karenanya, saya minta polisi harus pastikan kalau pelaku mendapat ganjaran hukuman berat yang setimpal dengan perbuatannya,” tambah Sahroni.
Terakhir, Sahroni melihat kasus seperti ini pastinya sangat menciderai perasaan jutaan orang tua di Indonesia. Karena pastinya, bagi kebanyakan orang tua, anak merupakan anugerah kasih yang tak ternilai.
“Kasus ini pastinya telah menciderai hati dan perasaan jutaan orang tua Indonesia, terutama bagi seorang ibu. Anak itu anugerah, yang menjadi kewajiban kita selaku orang tua untuk selalu menyayangi dan memberikan yang terbaik untuknya,” pungkas Sahroni.