Selasa, 17/10/2023 17:41 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Kenaikan elektabilitas Menteri BUMN, Erick Thohir menurut pengamat membuat dia cocok menjadi calon wakil presiden (cawapres) Prabowo Subianto, dari Koalisi Indonesia Maju (KIM).
Dalam survei Poltracking Indonesia periode 3-9 September 2023, Erick Thohir berhasil berada di daftar elektabilitas cawapres teratas pads simulasi sepuluh nama cawapres.
Erick Thohir berada di posisi puncak dengan elektabilitas sebesar 19,0 persen. Unggul dari Sandiaga Uno dengan elektabilitas 15,7 persen serta Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mendapat perolehan sebesar 12,4 persen.
"Kondisi itu pun menjadi pandangan positif kepada Erick Thohir untuk maju sebagai cawapres di Pilpres 2024 mendatang," tutur Direktur Eksekutif Survei and Polling Indonesia (Spin) Igor Dirgantara, pada Selasa (17/10/2023).
Prabowo Sidak Gudang Bulog di Magelang
Temui Macron, Prabowo Bahas Kerja Sama Militer Indonesia-Prancis
Menguji Paradoks Indonesia di Tangan Kekuasaan
Tren elektabilitas positif Erick Thohir tersebut, menurut Igor, semakin membuatnya layak untuk diusung sebagai cawapres. Bahkan kehadiran Erick Thohir potensial menguatkan peluang kemenangan pada Pilpres mendatang.
Selain menyoal elektabilitas, lanjut dia, Erick Thohir juga telah sangat sukses menghadirkan kinerja yang membuat kehidupan masyarakat jadi lebih baik. Termasuk mampu mendongkrak sektor ekonomi bagi masyarakat.
"Kinerja Erick Thohir di BUMN telah menunjukkan hasil yang baik sebagai pemimpin," ungkap anggota kehormatan Banser Nahdlatu Ulama (NU) ini.