Rodrigo Duterte akan Pasang Bendera di Laut China Selatan

Kamis, 06/04/2017 15:40 WIB

Manila - Presiden Filipina Rodrigo Duterte berencana mengunjungi Laut China Selatan yang tengah disengketakan oleh enam negara Brunei, Malaysia, Filipina, Vietnam,Taiwan dan China. Dalam kunjungan tersebut Duterte akan menaikkan bendera kebangsaan Filipina.

Duterte mengatakan kepada wartawan bahwa dirinya akan membentengi pulau Thitu dengan barak militer.

China mengklaim hampir seluruh Laut Selatan China, di mana sekitar USD5 triliun atau sekitar Rp65 juta triliun angka perdanganan melewati perairan tersebut setiap tahunnya. Brunei, Malaysia, Filipina, Vietnam dan Taiwan juga memiliki klaim.

Duterte mengatakan ia berencana untuk mengunjungi Thitu bertepatan Hari Kemerdekaan pada Juni. Thitu dekat Subi Reef, salah satu dari tujuh pulau buatan di Spratly.

TERKINI
ASDP Luwuk Andalkan Enam Armada Layani Konektivitas hingga Kawasan 3T Iran Dilaporkan Siap Hadapi Invasi Darat Amerika Serikat IRGC Sebut Jalur Selatan Selat Hormuz Telah Dipasangi Ranjau Apakah Musibah Terjadi Karena Murka Allah?