Senin, 02/10/2023 18:27 WIB
JAKARTA, Jurnas.com – Kabut asap yang terjadi di wilayah Pekanbaru, Palangkaraya, dan sekitarnya. Tidak mengganggu secara siginifikan pelayanan Navigasi Penerbangan.
“Hasil koordinasi dengan General Manager wilayah terdampak, rata-rata penerbangan mengalami keterlambatan pendaratan hingga 1- 2 jam dengan pertimbangan untuk mengutamakan keselamatan (safety) sampai dengan jarak pandang standar tercapai,” kata Sekretaris Perusahaan AirNav Indonesia Hermana Soegijantoro di Jakarta, Senin (2/10/2023).
Hermana mengatakan, AirNav Indonesia berdasarkan data dari BMKG telah memberikan informasi kepada Maskapai terkait perkembangan jarak pandang terbaru hingga kondisi cuaca signifikan yang akan terjadi di wilayah-wilayah terdampak karhutla melalui berita penerbangan dan alat komunikasi ATC-Pilot.
“Hingga Pers Statement ini dikeluarkan (02/10/2023), pelayanan penerbangan di wilayah terdampak dapat berjalan dengan lancar dan selamat,” ujarnya.
1.923 Titik Panas Terdeteksi di Papua Tengah, Nabire Paling Banyak
Cara Guru Bicara soal Alam Ternyata Bisa Mengubah Kepedulian Anak
Watkins Dicoret Villa usai Merengek Ingin ke Saudi
Keyword : Kabut asap AirNav Pekanbaru