Uni Eropa akan Tingkatkan Bantuan ke Ukraina

Selasa, 03/10/2023 09:01 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Bantuan militer Uni Eropa (UE) ke Ukraina tidak akan bergantung pada keputusan oleh Amerika Serikat (AS).

Menurut diplomat utama blok tersebut yang dilansir dari reuters, Josep Borrell menegaskan hal itu selama kunjungannya ke Kiev pada Minggu (1/10/2023) menurutnya Brussel berencana melanjutkan dan meningkatkan lebih lanjut bantuan militernya kepada pasukan Ukraina.

“Kami tidak menunggu keputusan (AS) untuk meningkatkan usulan kami mendukung Ukraina,” tegasnya.

Lanjut Borell, ia mengakui jika Brussels masih menyesali keputusan anggota parlemen Amerika secara mendalam dan menyeluruh.

Borrell mengakui harapannya, bahwa hal ini tidak akan menjadi keputusan yang pasti, dan Ukraina akan terus mendapat dukungan dari Amerika.

“Komisi Uni Eropa sebelumnya telah mengusulkan pembentukan dana untuk Ukraina senilai 50 miliar euro (USD52,8 miliar),” imbuhnya.

Kemudian, ia menyarankan untuk menyiapkan dana serupa sebesar 20 miliar euro (USD21,13 miliar) ke dalam Fasilitas Perdamaian Eropa pada pertemuan para menteri luar negeri Uni Eropa pada Agustus.

Selain itu, juga menyatakan bantuan militer blok tersebut untuk Kiev bersifat terstruktur permanen dan tidak bergantung pada keputusan negara lain atau hasil upaya militer Ukraina.

Kendati demikian, serangan balasan Ukraina yang berlangsung sejak awal musim panas sejauh ini gagal membawa perubahan besar di garis depan, meskipun ada bantuan militer besar-besaran dari Barat dan kerugian besar di pihak Ukraina.

“Dalam beberapa kasus, dukungan kami tidak dianggap penting klaim diplomat utama Uni Eropa tersebut. Saya mencatat total bantuan militer dari Brussel dan negara-negara anggota UE ke Ukraina berjumlah 25 miliar euro (USD26,4 miliar), sementara dukungan militer, keuangan, dan kemanusiaan kumulatif telah mencapai 85 miliar euro (USD89,8 miliar)", tutupnya.

Borrell kembali menengaskan, kalau masyarakat Ukraina sedang berjuang dengan seluruh keberanian dan kapasitas mereka. Menurutnya, jika Uni Eropa ingin mereka lebih sukses, maka Uni Eropa harus memberi Ukraina senjata yang lebih baik dan lebih besar.

TERKINI
Kebiasaan Buruk yang Bisa Menyebabkan Paru-paru Basah Bolehkah Meminta Kematian Saat Ditimpa Ujian Berat? Ini Hukum Pamer Kekayaan atau Flexing dalam Islam Inilah Ciri-Ciri Mukmin Sejati Menjelang Kematian