Selasa, 03/10/2023 01:01 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Sebuah penelitian mengungkapkan seberapa gaya hidup terhadap pola malam bisa membuat perbedaan signifikan terhadap risiko Anda didiagnosis menderita demensia.
Berfokus pada satu makanan tidak secara `ajaib!` meningkatkan fungsi kognitif, melainkan kombinasi makanan akan memberikan perlindungan ekstra.
Lemak sehat yang dimaksud yakni seperti alpukat, zaitun, kacang-kacangan, biji-bijian, dan minyak zaitun melindungi Anda dari risiko Alzheimer. Bahkan dapat memperlambat penuaan otak.
Buah BeriIni karena mengandung flavonoid - antioksidan kuat dan dipercaya dapat melindungi sel-sel otak dari kerusakan stres oksidatif serta membantu meningkatkan daya ingat.
Revitalisasi Sekolah Pascabencana Momentum Perkuat Pendidikan
DPR Nilai Negara Tak Serius Benahi Kawasan Hutan Terdampak Bencana
3 Ribu Sekolah Terdampak Bencana Sumatra Teken Bantuan Perbaikan
Makan tujuh atau lebih porsi sayuran berdaun hijau per minggu memiliki tingkat plak amiloid yang serupa dengan orang yang berusia 19 tahun lebih muda.
Kacang KacanganSebuah studi tahun 2022 di American Journal of Medicine menunjukkan bahwa peningkatan serat pada orang lanjut usia meningkatkan skor tes fungsi otak yang mengukur pemrosesan informasi, perhatian, dan memori.
Kacang kaya akan serat ini seperti lentil, buncis, dan kacang merah.
SeratMakanan berserat membantu otak dengan mendukung mikrobioma yang sehat – bakteri baik yang hidup di usus Anda yang diperlukan untuk pencernaan yang sehat.
Telur kaya akan kolin, nutrisi penting untuk fungsi otak. Menurut studi pada tahun 2019 terhadap 500 pria ditemukan bahwa setiap 50 miligram asupan jenis kolin tertentu per hari dikaitkan dengan penurunan risiko demensia sebesar 10 persen.
Keyword : Demensiadampakmakanan alami