Jum'at, 22/09/2023 18:17 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Waketum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid mengkritik sikap Sekretaris Tim Koordinasi Relawan Pemenangan Pilpres PDIP, Deddy Yevry Sitorus.
Gus Jazil, sapaannya, bahkan mengaku kasihan dengan sikap Deddy.
"Kasihan! Itu tong kosong nyaring bunyinya. Publik sudah cerdas menilai integritas dan prestasi calon pemimpinnya," kata dia kepada wartawan, Jumat (22/9).
Gus Jazil menjelaskan, sikap Deddy seolah-olah menggambarkan bahwa dirinya paling bersih dan paling merasa pintar.
Anggota DPR Pertanyakan Anggaran 83.980 Posbankum Desa/Kelurahan
KPK Dapat Tambahan Rp774,31 Miliar, Anggaran 2027 Jadi Rp2,22 Triliun
Komisi III Setujui dan Perjuangkan Tambahan Anggaran Polri Rp44,9 T
"Hanya orang picik yang selalu memandang dirinya paling bersih tanpa noda dan merasa paling pintar," katanya.
Anggota DPR RI ini mengajak semua pihak tidak saling tuding menjelang pilpres. Dia menyinggung orang yang sibuk mengurusi urusan orang lain.
"Tidak usahlah sibuk tudang tuding sana sini tapi minim prestasi. Dia yang gatal tapi sibuk menggaruk punggung orang lain," terang Gus Jazil.
Dia menambahkan, koalisi pendukung Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (AMIN) sampai saat ini tetap solid dan fokus untuk pemenangan.
"AMIN solid dan fokus bergerak menuju pemenangan," ujarnya.
Sebelumnya, Deddy Sitorus menyindir ada bakal capres yang pandai berkata-kata. Namun, kerja capres tersebut tidak sesuai apa yang disampaikan kepada publik.
"Ada satu jagonya cuma ngomong. Betul. Kalau ngomong kita bisa sampai bisa tidur, ngalah-ngalahin obat tidur. Tapi disuruh kerja apa yang terjadi? Hancur," ujar Deddy beberapa waktu lalu.