Minggu, 10/09/2023 08:19 WIB
Jakarta, Jurnas.com- Ribuan aktivis iklim yang melancarkan potes di jalan raya Belanda kemarin, dibubarkan dengan mengerahkan meriam air. Aksi ini menuntut diakhirinya subsidi pemerintah untuk industri bahan bakar fosil.
Lebih dari 10.000 orang berbaris di sepanjang jalan raya A12 menuju Den Haag, mengabaikan peringatan dari pihak berwenang untuk tidak memblokir arteri lalu lintas utama menuju pusat pemerintahan Belanda.
Polisi mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka menahan 2.400 pengunjuk rasa, termasuk anak di bawah umur. Tidak ada laporan korban luka.
Extinction Rebellion, penyelenggara acara tersebut, menyatakan akan terus mengadakan protes sampai pemerintah Belanda berhenti menggunakan dana publik untuk mensubsidi industri minyak dan gas.
Tottenham Sepakat Perpanjang Kontrak Micky van de Ven
Kolaborasi Lintas Genre, Forestra 2026 Kembali di Akhir Agustus Ini
Menteri LH Ajak Walhi Galakkan Tobat Ekologis Demi Keberlanjutan Ekonomi
“Air laut naik dan kita juga mengalami kenaikan,” teriak massa, termasuk anak-anak dan orang tua.