Kamis, 07/09/2023 07:40 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Ekspektasi konsumen terhadap kepercayaan penggunaan layanan elektronik semakin meningkat seiring bertumbuhnya transaksi dan interaksi secara digital.
Berdasarkan hasil riset VIDA dengan Katadata Insight Center mengungkapkan bahwa penggunaan digital identity pada layanan digital terbukti meningkatkan kepercayaan konsumen dengan fungsi menjaga keamanan data pribadi, meningkatkan efisiensi dan akurasi, serta mempermudah sekaligus mempercepat layanan.
Sebanyak 88% perusahaan di Indonesia merasa perlu melakukan adopsi teknologi digital identity guna mendorong pertumbuhan bisnis. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya kepercayaan digital bagi pertumbuhan ekosistem digital.
Pribadi Hasto Kusumo, AVP Partner Business Development and Marketing Partnership VIDA mengatakan, kepercayaan digital merupakan kunci penting dalam akselerasi transformasi digital.
Baleg DPR Fokus Revisi UU Hak Cipta: Harus Sesuai Perkembangan Teknologi Digital
Rektor Unsada Ajak Mahasiswa Kuasai Teknologi Digital
Seratusan Pelaku Bisnis Akan Bicarakan AI di Next Level AI Conference Semarang
Itu disampaikan pada Forum Nasional Pelindungan Data Pribadi 2023 akhir Agustus lalu. Katanya, penerapan pelindungan data pribadi memiliki peran yang besar dalam peningkatan kepercayaan digital karena melibatkan keamanan dan integritas informasi pribadi individu.
"Selain itu, penerapan pelindungan data pribadi pada layanan digital juga dapat memitigasi risiko terkait penyalahgunaan data atau kebocoran informasi, memberikan kepastian hukum bahwa segala layanan berjalan sesuai etik, hingga membuka peluang ekspansi bisnis,” ujar Pribadi Hasto.