Senin, 04/09/2023 19:46 WIB
SEOUL, Jurnas.com - Menteri Pertahanan Rusia, Sergei Shoigu telah mengusulkan kepada pemimpin Korea Utara Kim Jong Un agar negara mereka mengadakan latihan angkatan laut, bersama dengan Tiongkok.
Demikian dilaporkan kantor berita Korea Selatan Yonhap pada Senin (4/9), mengutip badan intelijen Korea Selatan.
Pada Juli, Shoigu mengunjungi Korea Utara untuk memperingati 70 tahun berakhirnya Perang Korea, yang dirayakan di Korea Utara sebagai "Hari Kemenangan". Dia bertemu dengan Kim Jong Un dan bersama-sama menghadiri pameran yang menampilkan rudal balistik milik Korea Utara.
Yonhap melaporkan bahwa Shoigu telah mengajukan proposal latihan angkatan laut tiga arah kepada Kim selama kunjungannya, namun tidak memberikan rincian.
Wanita di China Lempar Uang Setara Rp2,5 Miliar dari Balkon Apartemen
China Anggap Wajar Aktivitas Militer dekat Perairan Taiwan
IAEA: Korea Utara Capai Kemajuan Signifikan dalam Produksi Senjata Nuklir
Badan Intelijen Nasional Korea Selatan mengatakan kepada Majelis Nasional bahwa Shoigu tampaknya telah mengadakan pertemuan pribadi dengan Kim untuk menyetujui ekspansi militer secara luas, Yonhap melaporkan.
Rusia dan Korea Utara baru-baru ini menyerukan hubungan militer yang lebih erat namun Korea Utara membantah melakukan kesepakatan senjata dengan Rusia.
Juru bicara Keamanan Nasional Gedung, Putih John Kirby mengatakan pada konferensi pers bulan lalu bahwa Shoigu telah mencoba dalam kunjungannya ke Korea Utara untuk menjual amunisi artileri ke Rusia.
Amerika Serikat (AS) baru-baru ini menjatuhkan sanksi terhadap tiga entitas yang dituduh terkait dengan kesepakatan senjata antara Korea Utara dan Rusia.
Korea Utara telah melakukan enam uji coba nuklir sejak tahun 2006 dan telah menguji berbagai rudal selama beberapa tahun terakhir namun jarang mengadakan latihan militer dengan negara tetangganya.
AS dan sekutunya, Korea Selatan, mengadakan latihan militer rutin, yang dikecam Korea Utara sebagai persiapan perang melawannya.
Sumber: Reuters