Eks Dirjen Minerba Ditangkap, DPR Minta Kejagung Tak Tebang Pilih

Jum'at, 11/08/2023 11:50 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Menyusul ditetapkannya Mantan Dirjen Minerba, Kementerian ESDM, Ridwan Djamaludin, sebagai tersangka kasus penambangan ilegal di Blok Mandiodo, Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, Anggota Komisi VII DPR RI, Mulyanto, minta aparat Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa pejabat lain yang diduga terlibat.

Menurut dia, pemeriksaan jangan hanya berhenti di tingkat Dirjen karena kejahatan seperti ini tidak mungkin dilakukan sendiri tanpa beking orang berpengaruh. Karena itu Mulyanto meminta Kejagung membongkar tuntas jaringan kejahatan ini bila benar-benar ingin membersihan sektor pertambangan.

"Kejagung jangan tebang pilih mengusut kasus ini. Sikat semua pejabat yang terindikasi terlibat dalam perkara ini, termasuk pada atasannya pejabat eselon I yang ditahan," kata Mulyanto kepada wartawan, Jumat (11/8).

Wakil Ketua FPKS DPR RI ini menyebut tindak korupsi di sektor pertambangan sudah parah. Pelakunya melibatkan banyak pihak mulai dari masyarakat biasa, pejabat hingga mantan petinggi-petinggi berbintang. Itu sebabnya Kejagung perlu keberanian ekstra untuk mengusut tuntas perkara ini.

"Kejahatan sektor pertambangan ini merugikan negara triliunan rupiah. Karena itu penanggulangannya tidak bisa setengah-setengah. Penanganan masalah ini akan berdampak langsung pada penerimaan negara, yang selama ini bocor serta tata-kelola pertambangan nasional," kata Mulyanto.

"Kepada investor juga saya kira akan berdampak positif.  Ini akan semakin meningkatkan kepercayaan mereka untuk menanamkan investasinya di indonesia, karena terjaminnya kepastian hukum di negeri ini," imbuhnya.

 

 

 

 

 

TERKINI
Santer Rumor ke Fenerbahce, Rashford Ingin Bertahan di MU Ruben Amorim Ingin Boyong Mantan Anak Asuh ke AC Milan Baleg DPR Libatkan Pelaku Usaha Bahas RUU Masyarakat Adat Diincar Empat Klub, Rico Lewis Bahas Masa Depan di City