Demokrat Sebut Polri Fasilitasi Antasari Rusak Citra SBY

Rabu, 22/02/2017 18:16 WIB

Jakarta - Partai Demokrat menyebut institusi Polri telah memfasilitasi mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar untuk merusak citra Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Tudingan itu disampaikan Ketua DPP Partai Demokrat Benny K Harman, saat rapat kerja dengan Kapolri Jenderal Tito Karnavian, di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (22/2).

Kata Benny, Kapolri seolah membiarkan Antasari menjadikan Mabes Polri sebagai tempat untuk mendiskreditkan SBY. Dengan tujuan untuk menghancurkan citra Agus Yudhoyono sebagai salah satu calon gubernur DKI Jakarta.

"Institusi kepolisian memfasilitas Antasari Azhar menjadikan Mabes Polri sebagai tempat Antasari merusak kewibawaan dan citra presiden ke enam (SBY). Kebetulan putranya menjadi salah satu paslon," kata Benny.

Dalam kesempatan itu, Benny menuding institusi Polri telah dijadikan sebagai alat kekuasaan. "Politik itu kejam, tapi lebih kejam lagi institusi kepolisian yang saudara pimpin," tegasnya.

Atas dasar itu, Benny mengimbau agar Kapolri bisa berlaku adil dan netral dalam menjalankan tugas. Untuk itu, Ia meminta agar kasus tersebut segera diungkap hingga tuntas.

"Kami desak kapolri menunjukkan nentralitas dan tidak ada permainan kaitan Antasari ke Mabes Polri. Bongkar setuntas-tuntasnya. Jangan bermain api, jangan munafik," tegasnya.

TERKINI
Barcelona Bakal Tempuh Segala Cara demi Boyong Alvarez Badan Geologi Pastikan Erupsi Gunung Anak Krakatau Tak Picu Tsunami Penjelasan Badan Geologi soal Fenomena Gunung Anak Krakatau Erupsi Menerus Gunung Anak Krakatau Erupsi Menerus, BNPB Minta Warga Tetap Tenang