BUMN Environmental Movement Gandeng Masyarakat Bersihkan Sungai Deli

Sabtu, 29/07/2023 22:23 WIB

MEDAN, Jurnas.com - Menteri BUMN Erick Thohir menunjukkan keseriusannya dalam menangani isu lingkungan dengan menggandeng masyarakat dan generasi milenial Kota Medan membersihkan sampah di sekitar Sungai Deli Medan, Sumatera Utara.

Melalui BUMN Environmental Movement yang digelar Jumat (28/7/2023), masyarakat diedukasi untuk menghasil nilai tambah dari sampah yang mereka hasilkan.

Kegiatan ini diawali dengan River Clean Up Day di Sungai Deli. Lebih dari 150 millenial BUMN, 100 dari PNM dan 50 dari Universitas Prima didampingi oleh StartUp Plustik yang sudah dibekali peralatan untuk memungut sampah mulai melakukan bersih-bersih di sekitar Sungai Deli pukul 09.00 WIB.

Tercatat dalam waktu kurang dari satu hari sampah yang berhasil dikumpulkan sebanyak 1,6 ton sampah meliputi sampah botol plastik, kantong plastik, dan ranting pohon.

"Medan adalah kota ke-7 diadakannya BUMN Environmental Movement, setelah sebelumnya dilakukan di Labuan Bajo, Solo, Palembang, Jakarta, Balikpapan. Kami berharap semakin banyak masyarakat sadar akan kebersihan kotanya lewat gerakan ini," kata Arya Sinulingga, Staf Khusus Erick Thohir melalui keterangan resmi yang diterima jurnas.com, Sabtu (29/7/2023).

Sore harinya, dilanjutkan dengan kegiatan workshop pengolahan sampah yang mengundang lebih dari 300 pelaku ibu-ibu di Kota Medan mulai dari nasabah Mekaar PNM bersama ibu-ibu binaan Pegadaian dan Pertamina.

“Pak Erick minta Pegadaian lebih kencang lagi dengan Bank Sampahnya. BUMN harus bersinergi mengedukasi masyarakat agar mulai sekarang sampah sampah rumah tangga jangan dibuang, lebih baik dikumpulkan dan dikirim ke bank sampah binaan Pegadaian untuk diinvestasikan jadi tabungan emas,” ujar Arya.

Dalam kesempatan yang sama Pimwil PT. Pegadaian Medan, Arief R. Sunardi juga menyampaikan bahwa saat ini Pegadaian sudah membina 75 bank sampah di Indonesia dan sementara di Sumatera bagian utara ada di Aceh dan Medan di daerah Labuan.

Selain itu, tampak hadir juga VP TJSL PTPN III Fauzan, VP Seksi Pemberdayaan Masyarakat Inalum Zainuddin Iqbal Sidabutar, Ass. Manager Sales and Marketing KIM Fadiel dan Pimpinan Cabang Medan PNM Muh Yusbar.

Dalam workshop itu, Start Up Plustik mengajarkan masyarakat mendaur ulang sampah bersama, diolah menjadi barang berdaya guna seperti paving block, tas belanja pengganti tas plastik sampai phone holder juga ditampilkan dalam kegiatan tersebut.

TERKINI
Alasan Salat Tahiyyatul Masjid Sangat Ditekankan Ini Zodiak yang Dikenal Paling Jago Menggoda, Siapakah Dia? Jadi Narsum Musrenbang NTB, Mendes PDT Ajak Warga Maksimalkan Potensi Desa Bukan Hadiah Mewah, 5 Gestur Sederhana Ini Jadi Kunci Hubungan Langgeng