Minggu, 23/07/2023 12:00 WIB
Moskow, Jurnas.com - Kota pelabuhan Ukraina Odesa diserang rudal Rusia pada Minggu (23/7) pagi, hanya beberapa jam sebelum Presiden Vladimir Putin menggelar pertemuan puncak dengan sekutu setianya di Belarus, Alexander Lukashenko.
Kremlin mengungkapkan, pertemuan di Saint Petersburg akan untuk membahas "kemitraan dan aliansi strategis" di antara kedua negara.
Ini akan menjadi pertama kalinya kedua pemimpin bertemu, sejak Lukashenko membantu Putin mengakhiri pemberontakan dramatis tentara bayaran Rusia dari kelompok Wagner.
"Sayangnya, kami mendapatkan laporan bahwa satu warga sipil tewas akibat serangan teroris malam hari oleh Rusia di Odesa," kata Gubernur ODesa, Oleg Kiper dikutip dari AFP.
Ukraina Dituding Sebagai Akar Masalah Ketegangan Rusia dengan Eropa
Iran Janjikan Hak Istimewa China dan Rusia di Selat Hormuz
PBB Peringatkan Eskalasi Baru antara Rusia dan Ukraina
Dia melanjutkan bahwa 18 korban termasuk empat anak-anak. 14 orang kini dirawat di rumah sakit, tiga di antaranya adalah anak-anak.
Sementara itu, Komando Operasi Selatan Ukraina mengatakan Odesa menjadi sasaran setidaknya lima jenis rudal dari Rusia, termasuk rudal jelajah Kalibr. "Pasukan pertahanan udara menghancurkan sejumlah besar rudal," terangnya.
Akibat serangan tersebut, sejumlah infrastruktur pelabuhan dan bangunan rusak. Rudal juga menghantam gereja katedral Ortodoks di pusat kota.
Keyword : Rusia Odesa Vladimir Putin Alexander Lukashenko