Kamis, 20/07/2023 05:31 WIB
JAKARTA, Jurnas.com - Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) menyetujui penjualan lebih dari 900 rudal udara-ke-udara ke Jerman dalam kesepakatan senilai $2,90 miliar.
"Departemen Luar Negeri telah membuat keputusan untuk menyetujui kemungkinan Penjualan Militer Asing kepada Pemerintah Jerman AIM-120C-8 Advanced Medium-Range Air-to-Air Missiles (AMRAAM) dan peralatan terkait dengan perkiraan biaya $2,90 miliar," menurut Pentagon.
Jerman juga meminta 12 Bagian Panduan C8 AMRAAM dan peralatan lainnya.
"Penjualan yang diusulkan ini akan mendukung kebijakan luar negeri dan keamanan nasional AS dengan meningkatkan keamanan sekutu Organisasi Perjanjian Atlantik Utara (NATO) yang merupakan kekuatan penting bagi stabilitas politik dan ekonomi di Eropa," kata Pentagon.
Timnas Iran Diizinkan Masuk AS Hanya pada Hari Pertandingan Piala Dunia
Drone Rusia Hantam Fasilitas Penyimpanan Nuklir Chernobyl
Rusia Pulihkan Jalur Listrik Pembangkit Tenaga Nuklir Zaporizhzhia
Penjualan itu juga akan membantu memajukan "tingkat tinggi" interoperabilitas Angkatan Udara Jerman dengan pasukan gabungan AS dan pasukan regional dan NATO lainnya.
Menurut Pentagon, kontraktor utama penjualan senjata yakni Raytheon, dan penjualan tersebut tidak akan berdampak buruk pada kesiapan pertahanan AS.
Sumber: Al Arabiya