Rabu, 19/07/2023 14:59 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Malaysia menyampaikan permintaan khusus supaya Indonesia membuka perguruan tinggi cabang di Negeri Jiran. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan hubungan kedua negara terutama di bidang pendidikan.
Demikian disampaikan Ketua Education Malaysia Global Services (EMGS), Dr. Abdul Razak Ahmad usai penandatanganan 10 kerja sama antara perguruan tinggi dan lembaga Indonesia dan Malaysia, di Jakarta pada Selasa (18/7) kemarin.
"Negara sepenting dan sebesar Indonesia, seharusnya memiliki PT di Malaysia. Saya juga sedang mengupayakan agar beberapa universitas di Indonesia membuka cabang di Malaysia," kata Abdul Razak saat ditemui awak media.
Kehadiran perguruan tinggi Indonesia di Malaysia, lanjut Abdul Razak, tak lepas dari upaya pemerintah Malaysia untuk mendorong generasi mudanya agar mengenal lebih dalam mengenai Nusantara.
Rupiah Melemah, BI Tingkatkan Intensitas Intervensi Pasar Modal
JCBC ke-17, Indonesia dan Malaysia Bahas Penguatan Ekonomi-Perlindungan WNI
Komisi X Minta Negara Lebih Serius Perhatikan PTS dan Dosen
"Kami ingin generasi muda kami memahami Indonesia. Dulu kami mengirimkan banyak mahasiswa ke Indonesia di bidang Kedokteran, Farmasi, dan Studi Islam. Tapi akhir-akhir ini peminat Studi Islam mengalami penurunan," terang dia.
Saat ini, Malaysia merupakan salah satu tujuan favorit calon mahasiswa Indonesia yang hendak melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi di luar negeri. Selain alasan biaya terjangkau, penggunaan bahasa juga menjadi pertimbangan.
Adapun jurusan yang paling banyak diambil oleh mahasiswa sarjana maupun pascasarjana di Malaysia antara lain, Teknologi Informasi, Komputer Sains, Ekonomi Sains, Seni, Sosial Sains, dan Perbankan.
"Hubungan Indonesia dan Malaysia bukan hal baru. Di Malaysia ada 10.000 mahasiswa Indonesia. Sedangkan ada banyak pula pelajar Malaysia yang belajar di Indonesia," papar Menteri Pendidikan Tinggi Malaysia, Dato` Seri Khaled Nordin dalam kesempatan yang sama.